Monday, May 15, 2017

Cerita Perjalanan Karimunjawa (part 3)

Cerita Perjalanan Karimunjawa
1-5 Mei 2017
(part 3)

Rangkaian paket wisata Karimunjawa 4H3M terus berlanjut. Hari ini memasuki hari ke-3, rencananya kami akan meng-explore lagi pemandangan underwater dan hunting foto yang katanya instagrammable. Artinya waktu buat snorkel pasti lebih banyak… asyeeek, teriak anak-anak… 



pemandangan underwater



Menuju ke Barat

Kali ini, kapal klotok yang dinahkodai oleh Pak Cahyo bergerak menuju arah barat dari Pulau Karimunjawa. Personil masih tetap sama, hanya saja ada beberapa teman seperkapalan kemarin yang berganti. Mereka yang pulang hari ini, hanya mengikuti paket wisata 3H2M. Kami masih bertualang bareng mbak berambut pelangi cs dan mbak honeymoon plus si mase. Tujuan pertama adalah Pulau Gleyang.

Tapi, saat pulau sudah mulai terlihat, tiba-tiba kapal berhenti. Semua terdiam. Ada apa? Mogok kehabisan bahan bakar kah?

Pak Eko meminta yang berada di dalam kapal untuk turun mendorong kapal sampai ke pulau. What? Emang ini mobil, pakai didorong?

Mesin kapal panas, kata pak nahkoda membuat kami khawatir. Ayolah, tinggal sedikit lagi menuju perairan berwarna hijau itu. Betulin kapalnya di pulau saja, harap-harap cemas.

pulau  yang sudah tampak di pelupuk mata

Dan ternyatah, Pak Eko hanya bercanda, berdrama kapalnya mogok… eaaaa… Kapal sengaja berhenti untuk langsung ber-snorkel ria…. Cihuyyyy…  

Dan kali ini si kecil diajak turun ke laut… yeeeaaay…

stttt... ikan-ikannya minta mamam...


Tapi snorkel di tempat itu hanya sebentar saja. Lalu kapal bergerak ke arah pulau yang sudah terlihat di depan mata itu.

Pulau Gleyang hampir mirip dengan Pulau Cilik. Hanya sedikit lebih luas. Di sana juga hanya terdapat satu warung makan tempat wisatawan beristirahat. Pantainya juga sama seperti di Pulau Cilik. Pasirnya berwarna putih. Airnya bening, sampai ke tengah pun masih landai dan ombaknya tenang. Sungguh pantai yang ramah anak.

main ayunan di paradise island



yang di belakang lagi ngapain?



ular naga panjangnya di pinggir laut...


how high can you go...


Seperti acara di Pulau Cilik kemarin, kami makan siang bersama ikan bakar bakar. Ikan kakaktua lagi? Nggak dong… kemarin saya sempat memesan pada Mas Faul, supaya ganti jenis ikannya. Mas Faul bilang, ikan yang banyak didapatkan oleh nelayan Karimunjawa memang ikan kakaktua. Tapi ternyata Mas Faul dan Pak Eko mengganti jenis ikannya… makasih ya…  ðŸ˜‹

Snorkel terakhir… Letaknya tidak jauh dari Pantai Ujung Gelam. Karena ini snorkel terakhir, harus dipuas-puasin dong… hihihi…

dengan kekuatan angin, akan menemukan Nemo... 


Finding Nemo

Di sinilah kapal berada. Di tengah laut, tanpa terlihat pulau di sekelilingnya. Tapi pemandangan terumbu karangnya, bagus bangeeet. Banyak ikan-ikan kecil berwarna-warni. Dari permukaan air saja sudah bisa terlihat.

Nah, di sini katanya akan berfoto dengan Nemo. Ikan kecil berwarna orange strip putih yang pemalu. Mereka suka bersembunyi di balik karang. Oleh sebab itu mereka disebut ikan karang. Semoga bisa ketemu ya….

 


Yes! Itu dia... Ayo kita dekati...


jariku digigit nemo... 

ayo tangkap nemo-nya

ooops... ternyata susah ditangkap ya...


Kalau begitu, boleh dicoba lagi kekuatan lautnya... ciaaat...

itu dia gerombolan ikannya!


dengan kekuatan laut, datanglah para ikaan...


yeeay... berhasil... *jogeddora


Sang emak juga nggak ketinggalan ingin melihat keberadaan si Nemo. Pak misua datang menggandeng tangan sang emak bersnorkel ria keliling seputaran kapal. Saat terlihat, pak misua menunjuk 2 ikan mungil yang sedang bersembunyi di balik karang itu. Emak yang excited menjawab, "iya... kelihatan! kelihatan!" 
Dan tiba-tiba... blep...blep... air laut pun meluncur masuk ke mulut si emak... glek.. glek... fuaaah... rasanya... fahit fahit asiiin...

Dan pak misua pun mengomeli, "kalau lagi di dalam air, jangan ngomong dulu..."
Hihihi... emak manggut-manggut sambil nyengir asin... 

Menunggu Matahari Hilang Sempurna

Sudah berpuas-puas ria main dengan Nemo, kapal bergerak menuju spot terakhir. Hari itu sudah menjelang sore, matahari sudah beranjak turun. Spot terakhir yang kami datangi adalah Pantai Ujung Gelam. Letaknya di Pulau Karimun besar. Kabarnya, spot inilah yang disebut-sebut instagrammable.


Tidak seperti pulau-pulau lain, di sini banyak warung makan berjejer. Ada makanan favorit tersedia di sana. Sore-sore di pantai, minum teh hangat ditemani bala-bala aka weci aka bakwan hangat… sedaaaap…

sunset di Tanjung Gelam 


bala-bala sedaaap..


Sambil menikmati sore, kami mengobrol seru dengan para guide putrakarimunjawa. Pak Eko bercerita tentang seputar kehidupan orang-orang Karimunjawa. Yang paling menarik adalah cerita tentang tradisi Berkah Laut. Menurut Pak Eko, tradisi itu rutin dilakukan oleh seluruh penduduk Pulau Karimunjawa dan nelayan dari Jepara sebagai bentuk rasa syukur terhadap Sang Pemberi Rezeki. Acaranya dilakukan setiap tujuh hari setelah lebaran dengan mengarak kepala kerbau ke tengah laut. Harapannya adalah agar warga Karimunjawa senantiasa diberi keselamatan dan rezeki yang melimpah saat musim angin baratan datang.

Sambil mengobrol seru rupanya si abegeh sudah mendapatkan spot yang cantik untuk cekrek-cekrek manis. Dasar abegeh, tiada tempat tanpa foto-foto…

menatap matahari yang mulai terbenam 


belum lelah bermain...

Sunset mulai datang… Bersiap untuk mengambil moment yang kereen…

matahari beranjak turun

matahari tepat di atas kepalaku


semakin turun...



   
sebelum menghilang, aku ingin menyentuh matahari



menunggu sampai hilang sempurna... 


Akhir Perjalanan

Bersamaan dengan menghilangnya matahari di ufuk barat, berakhir juga, deh, liburan kami di Karimunjawa.  Buat saya dan keluarga, pengalaman liburan keluarga ini rasanya the best, komplit banget!

Thanks banget buat kru putrakarimunjawa, Pak Eko, Mas Pian, Pak Cahyo, Mas Faul dan Mas Yayan yang sudah memfasilitasi liburan ini jadi liburan yang super menyenangkan.. Juga mbak Imel cs aka pasukan bodreks, senang sudah seperjalanan dengan mbak-mbak yang cantik, ramah n seru… 
Rasanya, belum pengen berakhir liburannya. One day kalau ada kesempatan, pengen kembali ke sana lagi wisata keluarga besar rame-rame...

Buat teman-teman yang ingin berlibur seru ke Karimunjawa, nggak usah ragu. Nggak bisa renang, bawa pasukan krucil yang ada batitanya, tetap bisa seru-seruan kok... Oh iya, pesan guidenya usahakan datang liburan ke Karimunjawa sekitar bulan April-Juli. Karena sering kejadian, wisatawan yang datang sekitar bulan Desember, bisa masuk Karimunjawa, tapi nggak bisa keluar pulau sesuai jadwal. Kalau ombak sedang tinggi, kadang jadwal kapal Jepara-Karimunjawa atau sebaliknya, ditiadakan. 

Hmmm… next trip kemana lagi ya? Dan sang emakpun sudah mulai mengintip-intip mbah google buat cari target spot yang menarik, yang mungkin jarang di-expose banyak orang… *padahalbelumtahukapanliburanlagi 

Nah…nah… itu dia!  

Pulau Peucang (Sumber foto. bantenwisata.com)




-endtrip-

No comments: