Saturday, May 13, 2017

Cerita Perjalanan Karimunjawa (part 2)

Cerita Perjalanan Karimunjawa
1-5 Mei 2017
(part 2)

Pagi ini adalah hari ke-2 berada di Karimunjawa. Setelah semalam beristirahat cukup nyenyak, hari ini kami bersiap untuk terjun ke laut… horeee…
Apa? Terjun ke laut? Beneran???
Beneran lah… terjun ke laut! Tapi, pakai pelampung dong… Lengkap dengan alat snorkel, kita mau ngintip kerennya pemandangan bawah laut… yuuuk…

Seusai sarapan pagi, kami diantar Pak Sadewo ke dermaga kecil. Di sana sudah ada Mas Faul dan guide lokal, Pak Eko, Mas Pian dan sebuah kapal klotok lengkap dengan pengemudinya. Eh ada lagi, rombongan empat mbak cantik yang salah satunya berambut pelangi kemarin, dua pasang muda-mudi yang mungkin sedang berbulan madu dan dua anak muda asal bandung yang katanya mengikuti tour dalam rangka pekerjaan. Mereka semua akan menjadi teman seperkapalan hari ini.


Menuju Timur


Selepas berdoa, kapal pun mulai melaju…. Klotok… Klotok… Klotok…



Awal perjalanan masih terlihat wajah-wajah segar penuh semangat. Si kecil pun masih sempat bernyanyi riang sambil melihat deburan ombak… 


Perjalanan menuju pulau sepertinya memang terasa cukup jauh. Bahkan di bagian belakang kapal sempat ada yang kena mabok laut. Tapi alhamdulillah, mendarat juga akhirnya kapal kami di Pulau Cilik.

Saya takjub sekali melihat pulau ini. Pulaunya pun tak begitu ramai. Dan air pantainya beniiiiing sekali… Bersih, nggak banyak sampah. Ombaknya pun sedikit sekali. Asyik, bakal jadi tempat kum-kum kedua krucil nih… Serasa kum-kum di kolam renang super duper legaaa...

Di Pulau cilik ini kami hanya ditinggali sebuah warung kecil. Lumayan, ada teh dan kopi hangat untuk menghilangkan sedikit mabok laut. Kami beristirahat cukup lama di Pulau Cilik ini. Pak Eko dan team-nya menyiapkan ikan bakar untuk makan siang rombongan kami.

Dan benar kan, kedua krucil langsung berendam di pantai, mencari kerang dan membuat istana pasir yang nggak jadi-jadi. Apalagi si anak tengah, ibarat mermaid dicemplungin ke habitatnya… hahaha… Susah banget dipanggil untuk sekedar minum teh. Sementara si abegeh, mulai sibuk menyeret bapaknya buat cari spot untuk selfie-selfie-an. 

ini dia Pulau Cilik

kum-kum manis ya krucils...

selfie lagi aah...

Sesudah makan siang dengan menu ikan kakaktua bakar, acara dilanjutkan di ujung dermaga Pulau Cilik.  Mau apa kita? (*pakai nada Dora the explorer)…. Snorkeling!

Tuh, yang sudah nggak sabar terjun ke laut… langsung deh, pasang alat snorkel, kaki katak, dan… byuuuur…

Buat yang nggak berani nyebur, foto-foto aja deh, sembari lihatin gerombolan ikan lewat dari atas kapal… 

Byuur!!

Blep...blep...! Dipasang dong kacamatanya, nduk...

Wuiii... gerombolan ikannya mau pada kemana tuh?


“Ayo, jangan di permukaan aja dong, mbak… Nyelem… nyelem…” teriak si emak dari atas kapal.
“Siapa takut?” jawab si mbarep bersiap.


Ciluuuuk... Baaaa...

Wuaa... kereen, bisa nyelem! Lagi dong, lagi.....

Dengan kekuatan laut.... datanglah para ikaaan... 

Yeeey... ikannya nyamperin...


Eh, bapake ikut nyamperin juga... 😄 oooops...


Huhuhu… seru sekali di dalam sana… Dan emaknya pun gigit tali kamera… mupeng…

“Sayang Bu, kalau nggak turun,” seru salah satu mbak cantik, mulai mengompori. Sedikit terbakar, karena kepanasan, hayuk lah nyoba nyelup…


hore, emaknya juga bisa nyemplung...

Hahay… njegur juga deh akhirnya.. Tapi, jangan pegangin kapal mulu dong… Nggak bakal kabur kok kapalnya… hahaha… *padahaltakutkelelep

“Ayo, Pak Misua… kita ber-romantis ria, pegangan tangan di tengah laut… hihihi…” judulnya sih *masihtakutkelelep. Wah, Pak misua dengan senang hati membantu sang emak yang ingin lihat terumbu karang di dasar laut.

ada apa ya di bawah sana?


Itu dia! Ada karang cantik!

Wow, cakepnya pemandangan di bawah laut sana.. Sayangnya beberapa terumbu karang banyak yang mati. Mungkin karena banyak terinjak para wisatawan yang snorkeling seperti kami.

Setelah puas snorkeling, kami semua beranjak naik kapal dan melanjutkan perjalanan sesuai itenary. Menuju Pulau Menjangan Besar. Ada sesuatu yang ganas menunggu di sana…


Uji Nyali

Destinasi selanjutnya adalah  pulau dimana terdapat tempat penangkaran hiu. Katanya penangkaran hiu di sana sudah menjadi icon dari wisata Karimunjawa. Kita bisa berfoto di tengah hiu-hiu bergigi tajam…

Itu dia penampakan hiunya… hiiiy, sereeem… 


Dan, ternyata si mbarep ingin ikut uji nyali di sini… huhuhu, emaknya cemaaas…

“Maaaak… takut digigiiiit…” air mata bombay

Tapi kemudian… Ketakutannya berhasil ditaklukan! Good job mbak…

Tenaang... hiunya udah dikasih jampe-jampe. Cheese...

Satu tips dari guide-nya saat memasuki kolam hiu yaitu, tangan kita selalu berada di atas. Karena kalau jari tangan masuk ke permukaan air, bergoyang-goyang, maka akan disangka umpan dan langsung di caplok oleh sang hiu. *bergidikngeri

Setelah selamat mendarat dari kolam hiu bergigi tajam, ternyata di sini masih bisa berselfie dengan hewan laut lainnya. Lucu-lucu deh…

Huh... pasti mau selfie sama aku yaaah! *pasangmukacembetut


Nggak kok, mau di sun ajaaah... hihihi...


Wuzzz... dan tetiba, akupun berubah... kempesss...


Masih ada hewan lucu lainnya? Ada dong... Mau kenalan?

Haloo... kenalkan, namaku patrick ori... Kalau yang sering muncul di Spongebob itu, patrick KW1!

Ternyata si Patrick ori ini juga punya kembaran lho...

Hai... aku kembaran Patrick ori, tapi beda warna kulit... hihihi...


Wajah-wajah lelah sudah terlihat. Kami beristirahat di warung kecil untuk menikmati teh dan kopi hangat sebelum pulang. Sepertinya rangkaian keseruan hari ke dua, harus berakhir juga di sini. Tapi tenang… masih ada kegiatan yang tetep seru, esok hari. (bersambung part 3)

No comments: