Thursday, June 15, 2017

Resensi Buku Anak Serial Cuaca (Fifa Dila - Tiga Ananda): Mendekatkan Anak pada Sains

Dapat kiriman buku anak dari penulis cerita anak favorit, itu rasanya senang banget. Mbak Fifa Dila, yang karyanya udah sudah sering banget dimuat di Majalah Bobo. Dan sekarang, bisa baca tulisannya dalam bentuk buku berseri.

Buku cerita anak Serial Cuaca ini jelas berbeda. Karena isinya bercerita tentang sains sederhana yang ditujukan untuk anak-anak 5-8 tahun. Ilmu pengetahuan tentang cuaca ini dikemas menarik, sehingga anak-anak nggak bosan membuka dan membuka lagi lembaran buku ini. Ilmunya dapat, anak-anak juga suka... Good job buat penulisnya, Mbak Fifa Dila...

Terima kasih dan sukses buat bukunya ya... 😊







Mendekatkan Sains pada Anak

 
Judul               :  Serial Cerita Cuaca - Hujan
Penulis             :  FiFadila
Penyunting      :  Yenni Saputri
Penerbit           :  Tiga Ananda
Tahun              :  Cetakan I, Maret 2017
Tebal               :  36 halaman
ISBN               :  978-602-366- 265-4

            Cuaca adalah salah satu peristiwa alam yang sangat dekat dengan kita. Kehadirannya memberi dampak yang cukup besar untuk kelangsungan kehidupan di muka bumi. Pada satu sisi, akan membawa berkah dan manfaat yang luas, namun di sisi lain dapat menjadi bencana yang merugikan untuk kehidupan. Mengenalkan tentang cuaca pada anak-anak, akan memberi manfaat yang besar bagi mereka.
            Salah satu fenomena cuaca yang tak asing bagi anak-anak adalah hujan. Hadirnya hujan membawa kegembiraan saat bisa bermain di tengah-tengahnya. Asalkan dalam kondisi badan yang baik dan tidak berlama-lama, bermain dalam hujan tentu sangat mengasyikkan. Namun, selain menikmati hujan, anak-anak perlu mengetahui asal muasal hadirnya hujan. Buku ini hadir untuk membantu anak-anak mengenal dan  mengetahui tentang banyak hal mengenai hujan. Tentunya dengan bahasa yang sederhana, efektif, mudah dipahami dan menyenangkan.   
             Dengan tokoh dan sudut pandang butiran hujan, anak-anak diajak untuk melakukan perjalanan bersama menyusuri siklusnya. Diawali dengan jatuhnya butiran air dari langit yang tertampung di sebuah awan yang besar (halaman 10). Butiran hujan yang jatuh ke permukaan bumi terus berpetualang di dalam tanah, aliran sungai hingga lautan dan akhirnya kembali lagi menjadi sebuah awan yang besar. Selain itu, tokoh butiran hujan juga bercerita tentang manfaatnya yang besar untuk kehidupan di permukaan bumi (halaman 20). Tak ketinggalan, butiran hujan juga memberi pesan akan bahaya yang mungkin bisa terjadi apabila manusia tidak menjaga lingkungannya (halaman 28).
            Dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik dan berwarna-warni, petualangan tokoh si butiran hujan menjadi semakin asyik untuk diikuti. Cerita dikemas untuk dapat dinikmati dan dipahami oleh anak-anak rentang usia 5-8 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan, anak-anak diluar rentang umur itu juga dapat menikmati isi buku dan memperkaya wawasan tentang peritiwa alam cuaca khususnya hujan. Asyiknya lagi di dalam buku ini tersedia aktifitas eksperimen sederhana yang bisa dilakukan oleh anak-anak bersama orangtua, terkait dengan pembentukan hujan.
           Buku ini merupakan salah satu judul dari rangkaian seri cerita cuaca yang layak untuk dikoleksi. Terutama untuk menambah wawasan sains pada anak-anak dengan cara yang asyik dan menyenangkan. 

Dimuat di Harian Kabar Madura, 14 Juni 2017

Wednesday, May 24, 2017

Resensi Buku dimuat di Harian Kabar Madura 19 Mei 2017: Keteladanan Sahabat Rasul dalam Cerita Berima

Sebagai penggemar buku-buku Kang Iwok Abqary, senang sekali saat mendapat reward resensi dari Penerbit Mizan, buku karyanya.

Si anak tengah suka sekali bacanya, sambil mencoba-coba membuat kalimat berima... lucu juga...
Dan ternyata memang asyik, membaca cerita berima itu. Kalimat-kalimatnya pendek dan efektif, tapi cerita tetap menarik...
Berikut resensi lengkapnya... :)






Keteladanan Sahabat Rasul dalam Cerita Berima

 
Judul               :  Cerita Berima 25 Sahabat Rasul
Penulis             :  Ridwan Abqary
Penyunting      :  Dadan Ramadhan
Penerbit           :  Dar! Mizan
Tahun              :  Cetakan I, 2017
Tebal               :  108 halaman
ISBN               :  978-602-420- 278-1

            Menanamkan minat baca pada anak, perlu dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Baik penerbit maupun penulis buku anak terus mengupayakan konsep buku yang dapat diterima dan disukai oleh anak. Sementara itu, tugas orangtua dan para pendidiklah yang akhirnya memilih isi buku mana yang cocok dan menyenangkan untuk anak-anaknya.
             Konsep cerita berima adalah salah satu upaya penulis anak membuat cerita yang berbeda dan menyenangkan. Akhiran kalimat yang berbunyi sama, bisa membuat anak tersenyum gembira karena terasa lucu dan unik. Selain itu, dengan kalimat berima, apa yang dibaca oleh anak akan lebih mudah tersimpan dalam memori otaknya.
            Seperti cerita dalam buku ini, penulis ingin menggambarkan para Sahabat Rasul di dalam  kalimat-kalimat yang pendek dan berima. Tak hanya mengenalkan sebatas nama, tapi di dalamnya berisi cerita kisah hidup dan juga karakter Sahabat Rasul yang bisa diteladani oleh anak.  
            Menjadi khalifah pertama setelah Rasulullah wafat. Dipilih umat secara mufakat. Abu Bakar dipercaya memegang amanat. Meneruskan perjuangan Rasulullah yang belum tamat (halaman 10).
            Bait itu adalah bagian dari kisah pembuka buku ini, berjudul Abu Bakar Pahlawan Besar. Sebagai khalifah pertama, dikisahkan bahwa Abu Bakar adalah Sahabat Rasul yang terus bersemangat dan pantang menyerah, menyebarkan dakwah untuk  meneruskan perjuangan Rasulullah.
            Kisah Umar Penyabar menceritakan Umar bin Khatab yang menjadi khalifah kedua. Diceritakan bahwa awalnya Umar bin Khatab adalah orang yang sangat memusuhi umat Islam, bahkan ingin melukai Rasulullah. Namun saat mendengar alunan suara Al-Quran, hati Umar sangat tersentuh. Akhirnya Umar bin Khatab mengucapkan syahadat dan mengemban tugas menyebarkan Islam di muka dunia (halaman 14).
            Khalifah ketiga adalah Ustman bin Affan. Beliau mempunyai sifat dermawan. Dengan hartanya yang melimpah, Ustman selalu bersedekah. Tak ketinggalan, jasa besar Ustman dalam membukukan Al-Quran selalu tercatat dalam sejarah (halaman 18).
            Sebagai khalifah keempat, Ali bin Abu Thalib dikisahkan sebagai pemimpin yang peduli akan umatnya. Selain itu beliau dikenal sebagai orang yang jujur dan selalu berbuat kebaikan. Itu sebabnya, Ali selalu dicintai oleh umatnya (halaman 22).       
            Semua kisah keempat khalifah mengandung nilai-nilai yang menjadi teladan untuk anak-anak. Selain kisah empat orang Khulafaur Rasyidin, masih ada 21 judul kisah berima Sahabat Rasul lainnya. Setiap judulnya hanya terdiri dari empat sampai lima bait. Dan dalam satu bait terdiri dari empat kalimat berima. Namun dengan rangkaian kalimat-kalimat berima yang cukup pendek, sangat efektif dalam menceritakan keteladanan Sahabat Rasul.
            Tak hanya membuat aktivitas membaca menjadi lebih menyenangkan, kisah-kisah Sahabat Rasul dalam buku ini dapat menambah wawasan dan menjadi teladan untuk anak-anak tercinta.
                 

Diresensi oleh Ruri Irawati, Pembaca dan Penulis Cerita Anak