Terima kasih redaksi Majalah Bobo yang sudah memilih cerita ini sehingga dapat dibaca oleh anak-anak Indonesia...
Showing posts with label Majalah Bobo. Show all posts
Showing posts with label Majalah Bobo. Show all posts
Sunday, January 28, 2018
Cernak Majalah Bobo Ed.41 tahun 2018: Bapakku Tukang Sampah
Cerita ini adalah mengeksekusi ide tentang seseorang yang saya kenal. Apa yang dikerjakannya, walaupun tidak besar, namun memberikan banyak manfaat dan menginspirasi banyak orang.
Saturday, December 30, 2017
Cernak Majalah Bobo Ed. 37 th.2017: Si Jaduk
Cernak ini ditulis saat masih belajar di kelas Merah Jambu dengan tema deskripsi tempat.
Ide yang sempat terpikir adalah tempat wisata. Nah, saat berwisata murah meriah dengan anak-anak, memberi makan rusa di istana Bogor, ada satu rusa yang sama sekali tak tertarik disodori wortel. Mungin rusa itu sudah kekenyangan... Tapi idenya saya buat cerita tentang rusa yang sombong bernama Jaduk, si rusa bertanduk hebat!
Alhamdulillah, setelah beberapa lama menunggu, munculah ilustrasi Jaduk di majalah kesayangan anak-anak... Majalah Bobo Edisi 37 tahun 2017. Terima kasih buat kakak editor dan kakak ilustratornya...
Ini dia penampakan si rusa bertanduk hebat...
Ide yang sempat terpikir adalah tempat wisata. Nah, saat berwisata murah meriah dengan anak-anak, memberi makan rusa di istana Bogor, ada satu rusa yang sama sekali tak tertarik disodori wortel. Mungin rusa itu sudah kekenyangan... Tapi idenya saya buat cerita tentang rusa yang sombong bernama Jaduk, si rusa bertanduk hebat!
Alhamdulillah, setelah beberapa lama menunggu, munculah ilustrasi Jaduk di majalah kesayangan anak-anak... Majalah Bobo Edisi 37 tahun 2017. Terima kasih buat kakak editor dan kakak ilustratornya...
Ini dia penampakan si rusa bertanduk hebat...
Majalah Bobo Edisi 37 tahun 2017
Label:
Majalah Bobo,
Rusa Istana Bogor,
Si Jaduk
Monday, December 25, 2017
Cermis Majalah Bobo Ed. 36 th.2017: Bel Hantu di Gudang Kosong
Yuhuuu... Cermis kedua saya tayang di Majalah Bobo...
Judulnya sih lumayan serem, ada hantu-hantunya gitu. Tapi ceritanya logis kok... Bisa dipahami oleh anak-anak. Apalagi anak-anak yang suka dengan pelajaran sains... :D
Idenya didapat dari cerita suami waktu kecil dulu. Setiap pulang ngaji, dia selalu lari terbirit-birit ketakutan mendengar suara drum kosong yang selalu berbunyi sendiri. Tapi lama kelamaan, akhirnya dia menyadari, kalau suara itu bukanlah suara hantu yang seperti ia bayangkan.
Ketik ketik ketik... saya tulis ceritanya dengan seting lain ditambah bumbu misteri...
Jadilah cerita ini tayang di Majalah Bobo (terbit 14 Desember 2017) dan dapat dinikmati oleh pembaca anak-anak di Indonesia. Terima kasih redaksi Majalah Bobo... :)
Oh iya, cerita ini tambah terasa seram dengan hiasan ilustrasi oleh Kak Dhian...
Judulnya sih lumayan serem, ada hantu-hantunya gitu. Tapi ceritanya logis kok... Bisa dipahami oleh anak-anak. Apalagi anak-anak yang suka dengan pelajaran sains... :D
Idenya didapat dari cerita suami waktu kecil dulu. Setiap pulang ngaji, dia selalu lari terbirit-birit ketakutan mendengar suara drum kosong yang selalu berbunyi sendiri. Tapi lama kelamaan, akhirnya dia menyadari, kalau suara itu bukanlah suara hantu yang seperti ia bayangkan.
Ketik ketik ketik... saya tulis ceritanya dengan seting lain ditambah bumbu misteri...
Jadilah cerita ini tayang di Majalah Bobo (terbit 14 Desember 2017) dan dapat dinikmati oleh pembaca anak-anak di Indonesia. Terima kasih redaksi Majalah Bobo... :)
Oh iya, cerita ini tambah terasa seram dengan hiasan ilustrasi oleh Kak Dhian...
Ilustrator : Dhian
Majalah Bobo Edisi 36 tahun 2017
Thursday, September 28, 2017
Cernak Majalah Bobo No. 24 th. 2017: Bebek Kemping
Whoaaa... setelah sekian lamanya nggak disapa Majalah Bobo, Alhamdulillah naskah saya akhirnya mejeng juga. Judulnya Bebek Kemping.
Sebetulnya ide cerita ini adalah oleh-oleh dari pulang kampung ke rumah mbahnya. Pas jalan-jalan ke pematang sawah, dari kejauhan tengah sawah ada yang memasang tenda biru. Bingung dong buat apa? Masak iya ada acara kondangan tenda biru ada di tengah sawah... hihihi... Terus yang keluar masuk tenda itu, rombongan bebek yang bergerak berduyun-duyun. Ternyata pas dijelasin, tenda itu adalah kandangnya bebek yang bisa dibuat berpindah-pindah. Orang-orang sana menyebutnya Bebek Kemping.
Bebek Kemping sepertinya lucu kalau dijadikan judul cerita. Ketik ketik ketik, jadilah cerita berjudul Bebek Kemping. Naskah ini diilustrasi oleh Kak Jenny.
Yuk simak ceritanya.. :)
Sebetulnya ide cerita ini adalah oleh-oleh dari pulang kampung ke rumah mbahnya. Pas jalan-jalan ke pematang sawah, dari kejauhan tengah sawah ada yang memasang tenda biru. Bingung dong buat apa? Masak iya ada acara kondangan tenda biru ada di tengah sawah... hihihi... Terus yang keluar masuk tenda itu, rombongan bebek yang bergerak berduyun-duyun. Ternyata pas dijelasin, tenda itu adalah kandangnya bebek yang bisa dibuat berpindah-pindah. Orang-orang sana menyebutnya Bebek Kemping.
Bebek Kemping sepertinya lucu kalau dijadikan judul cerita. Ketik ketik ketik, jadilah cerita berjudul Bebek Kemping. Naskah ini diilustrasi oleh Kak Jenny.
Yuk simak ceritanya.. :)
Thursday, November 17, 2016
Dongeng Majalah Bobo Edisi 30 tahun 2016: Keinginan Cici Kelinci
Datangnya ide cerita ini pas badan berasa nggak enak. Rasanya sakit, pegel-pegel sekujur badan. Tapi kalo dibawa tidur-tiduran terus, kok malah rasanya tambah remuk. Apalagi pas lihat anak-anak ajlut-ajlutan di atas kasur. Berasa main trampolin... hadeeeh... tambah-tambah deh...
Akhirnya, paksain buka komputer... tak tik tak tik.. jadi deh, cerita Keinginan Cici Kelinci.
Alhamdulillah dimuat di Majalah Bobo Edisi 30, terbit 03 November 2016
Akhirnya, paksain buka komputer... tak tik tak tik.. jadi deh, cerita Keinginan Cici Kelinci.
Alhamdulillah dimuat di Majalah Bobo Edisi 30, terbit 03 November 2016
Ilustrator: Mono
Friday, October 14, 2016
Dongeng Majalah Bobo Edisi 25 tahun 2016 : Buku Wasiat Kerajaan Andorra
Tuesday, September 27, 2016
Dongeng Majalah Bobo Edisi 23 Tahun 2016: Tongkat Baru Penyihir Elina
Dongeng ini ditulis saat selesai membaca buku pra sequel-nya Bartimaeus Trilogy, yang judulnya Ring of Solomon. Tetiba dapat ide ingin menulis cerita tentang penyihir cilik yang suka iseng seperti si usil Bartie. Tapi sayang, karena keterbatasan kuota jumlah kata, karakter iseng si penyihir nggak begitu tergambarkan. Setelah dibaca ulang, yang muncul justru karakter penyihir cilik yang baik hati. Dan itu, cocok dengan karakter untuk Majalah Bobo :)
Ilustrator: Mira
Majalah Bobo Edisi 23 tahun 2016
Terbit tanggal 14 September 2016
Sunday, September 4, 2016
Dongeng Majalah Bobo Edisi 19 tahun 2016: Kecerdikan Pangeran Villigo
Cerita berjudul Kecerdikan Pangeran Villigo ini ditulis di kelas RJK, mengambil tema warna. Idenya datang saat membaca majalah tentang seorang model profesional yang mempunyai penyakit vitiligo. Kulit wajahnya berwarna belang. Tapi hebatnya, sang model internasional itu nggak menjadikan kulitnya yang berbercak putih itu sebagai sesuatu yang membuat dirinya malu, bahkan menjadikannya sebuah kelebihan: menjadi seorang model yang unik
Dari kekaguman itulah, saya coba buat cerita dongeng tentang seorang pangeran yang mempunyai penyakit yang sama, namun ia menjadikannya sebagai senjata untuk melindungi rakyatnya.
Tulisan di cerita ini banyak mendapat perbaikan/editan dari editor termasuk endingnya. Saya buat ending cerita berakhir menikah dengan sang putri seperti kebanyakan cerita pangeran dan putri. Tapi setelah di edit, memang terlihat hasilnya jauh menjadi lebih baik. Terima kasih Editor Bobo. ^.^
Dan ilustrasi di cerita ini, saya sukaaa sekali... Teringat dulu waktu kecil saat membuka majalah Bobo, yang dicari pertama pasti gambar dan cerita tentang putri dan pangeran... hehehe...
Terima kasih kakak ilustrator, Kak Adit Galih :)
Ilustrator: Adit Galih
Majalah Bobo Edisi 19 th. 2016
Terbit 18 Agustus 2016
Sunday, August 21, 2016
Cernak Majalah Bobo Edisi 18 th.2016: Galak Gampil
Tulisan ini termasuk cerita favorit yang saya tulis. Ideya muncul saat berlebaran di rumah Mbah. Anak-anak sengaja memisahkan diri untuk mengumpulkan Galak Gampil sebanyak-banyaknya.
Hahaha... biarkanlah anak-anak menikmati momen lebaran. Idenya jangan dilewatkan untuk dijadikan cerita anak.
Hahaha... biarkanlah anak-anak menikmati momen lebaran. Idenya jangan dilewatkan untuk dijadikan cerita anak.
Majalah Bobo Edisi 18 Th.2016
Terbit 4-11 Agustus 2016
Sunday, August 7, 2016
Cernak Majalah Bobo Edisi 16 th. 2016: Teman Terbaik
Tulisan dari tugas kelas Kurcaci Pos. Cernak rasa Majalah Girls. Waktu itu, DL tinggal beberapa jam lagi, sebelum mas Baim pergi jumataan.
Ide masih sepenggal. Dipaksa nulis. Ending cerita ditulis pakai HP di angkot menuju sekolah anak untuk POG. Sampai di depan gerbang sekolah, jadilah cerita Teman Terbaik. Send to pak guru
*Efek DL memang kereen...
Naskah ini sudah sempat mengantri lama di email Majalah Girls. Belum sempat ditengok editor, majalahnya kadung ditutup. Maka, terbanglah naskah ini ke email redaksi Bobo di awal bulan 2016. Dan... Alhamdulillah dimuat ^.^
Ilustrator: Agus
Majalah Bobo Edisi 16 tahun 2016
Terbit 28 Juli 2016
Saturday, July 30, 2016
Cernak Majalah Bobo Edisi15 th.2016: Makhluk Kecil Tanpa Rambut
Setelah sempat vakum nulis cernak karena habis liburan, so ide tulisan yang dibuat pun rada-rada aneh. Tentang tuyul.
Lha...Tuyul?? Iya T U Y U L
Ceritanya, selama kami liburan sekitar hampir semingguan, driver yang mengantar kami kemana-mana, setiap harinya bercerita tentang tuyul yang ditangkap di kampungnya. Serem juga sih...
Tringg... *tiba-tiba lampu ide menyala
Pengen dong idenya dijadiin cermis anak. Tapi, cerita tuyul pasti bakal kurang pas buat dibaca anak-anak. So... dibuatlah sedemikian rupa, jadi cerita anak dan dikirim ke Majalah Bobo
Nah, mungkin karena kadar misterinya kurang, dimasukkanlah oleh editor Bobo ke kategori cerpen Bobo.
Mau baca cerita tuyul? Hayuuk...
Ilustrator: Irman
Majalah Bobo Edisi 15 Tahun.2016
Terbit tanggal 21 Juli 2016
Sempat googling, judul cerita ini pernah dijadikan bahan skripsi untuk mahasiswa Unsoed dengan tema psikologi perkembangan anak. Alhamdulillah, lebih bermanfaat...
Label:
Cernak,
Mahkluk Kecil Tanpa Rambut,
Majalah Bobo
Tuesday, July 26, 2016
Dongeng Majalah Bobo Edisi 14 Th.2016: Kebijaksanaan Tuan Weston
Yup... ini dongeng terfavorit yang pernah saya tulis. Berawal saat suami bercerita tentang buku yang sedang dibacanya saat itu. Buku Legenda China Sam Kok. Isinya tentang berbagai kisah strategi menaklukan musuh di jaman perang waktu itu. Sayang, saya sendiri belum sempat membacanya.
Salah satu strategi yang sangat bijaksana, saya coba kemas dalam bentuk cerita anak. Jadilah sebuah dongeng realis "Kebijaksanaan Tuan Weston."
Mudah-mudahan pesan di dalamnya bisa bermanfaat untuk pembaca cerita ini...
Ilustrator cerita: Melani
Majalah Bobo Edisi 14, th.2016
Terbit tanggal 14 Juli 2016
Saturday, July 16, 2016
Cernak Majalah Bobo Edisi 13 th.2016: Delman Istimewa
Ini naskah yang spesial. Karena naskah ini sudah melanglang kemana-mana. Pernah diposting di jumat hangat paberland, cernak ini saya kirimkan ke koran lokal. Ngga ada respon dari koran lokal satu, saya coba kirim ke koran lokal lainnya. Bahkan sampai beberapa koran lokal, belum juga ketemu jodohnya.
Dari ditulisnya naskah ini tahun 2014, akhirnya Des 2015 saya coba peruntungannya ke Majalah Bobo. Ternyata memang di Majalah Bobo-lah jodohnya. Akhirnya 'Delman Istimewa' bisa hadir di Majalah Bobo. Alhamdulillah...
Ilustrator: Irman
Majalah Bobo Edisi 13 tahun 2016
Terbit 7 Juli 2016
Saturday, February 20, 2016
Dongeng Majalah Bobo Edisi 45: Ujian untuk Peri Aira
Majalah Bobo edisi 45 ini, spesial buat saya. Edisi ini memuat dua dongeng saya. Dan keduanya hasil memeras ide di kelas Kurcaci Pos, Mas Bambang Irwanto.
Naskah ini cukup lama menanti untuk dimuat. Hampir satu tahun lamanya! Yup, sabar menanti datang juga rejekinya untuk naskah ini...
Yuk yuk dibaca teman-teman.... :)
Ilustrator: Diani
Majalah Bobo Edisi 45
Terbit 10 Feb 2016
Label:
Cernak,
Majalah Bobo,
Ujian untuk Peri Aira
Friday, February 19, 2016
Dongeng Majalah Bobo Edisi 45: Alung si Ayam Pelung Pak Pung
Sama kisahnya dengan dongeng yang dimuat satu edisi. Menanti hampir 1 tahunan untuk dimuat.
Masih cerita tentang iri-irian. Ide cerita terlintas saat weeken pulang ke rumah Mbah. Ada kandang ayam di halamannya. Induk ayam dibuntuti hampir sekitar 10 anak yang baru menetas. Terhibur juga ngeliatnya.. Dan, lampu ide menyala... Jadi deh dongeng pendek 1 halaman...
Ilustrator: Joe
Majalah Bobo Edisi 45
Terbit 10 Feb 2016
Monday, December 21, 2015
Cernak Majalah Bobo Edisi 36: Rahasia Arumi
Tantangan di kelas Kurcaci Pos minggu ke-sekian adalah membayangkan menulis cerita dengan tokoh Zahmara. Setelah cerita jadi, nama tokoh lalu diganti sebelum dikirim ke Majalah Bobo.
Yang membuat saya puas dengan cerita ini adalah adanya ending yang tak terduga. 'Twist' begitu yang diajarkan Pak Guru Bambang Irwanto. Arahkan cerita agar pembaca menebak jalan cerita, lalu belokkan di ending.
Terima kasih ilmunya, mas Baim... terima kasih Majalah Bobo sudah memuat cerita ini.
Ilustrator: Agus
Majalah Bobo Edisi 36
Terbit 10 Des 2015
Label:
Cernak,
Majalah Bobo,
Rahasia Arumi,
Twist ending
Saturday, December 12, 2015
Cernak Majalah Bobo Edisi 35 : Patung Kayu Buaya
Saat sinopsis ide cerita ini ditulis di kelas Kurcaci Pos pertemuan pertama, Pak guru langsung komentar, ide ceritanya twist ending.
Wah... ilmu menulis baru itu... Ending yang tak terduga.
Tertantang dong, bikin cerita yang ngetwist...
Ide ceritanya didapat dari oleh-oleh suami pulang dari tugas lapangan ke hutan di Kalimantan. Selain dapat oleh-oleh cerita, dapat juga cidera mata patung kayu buaya. Sempat rebutan ide sama si mbarep yang hobby nulis juga, jadi dulu-duluan eksekusi ide. Dan... emaknyalah yang berhasil duluan mengeksekusi... hehehe...
Ilustrator: Joko
Majalah Bobo Edisi 35
Terbit 3 Des 2015
Label:
Cernak,
Majalah Bobo,
Patung Kayu Buaya,
Twist ending
Saturday, November 28, 2015
Cermis Majalah Bobo Edisi 33 : Misteri Bau Kemenyan
Cerita Misteri pertama saya yang dimuat di Majalah Bobo. Idenya datang saat sedang duduk santai di teras loteng. Dari loteng tampak ada makam baru terpisah dari TPU.
Ah... ternyata, dari melihat makam bisa jadi cerita anak... Ide memang ada di mana-mana. Kita hanya tinggal menangkapnya dan menuliskan jadi cerita...
Ilustrator cerita: Mira
Majalah Bobo Edisi 33
Terbit 19 November 2015
Note:
Naskah ini digunakan sebagai studi tentang cerita mistik dalam majalah anak
https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/56258/Cerita-Mistik-Dalam-Majalah-Anak-Studi-Kualitatif-pada-Cerita-Cerita-Misteri-Majalah-Bobo-Periode-Maret-2015-Maret-2016
Label:
Cermis,
Majalah Bobo,
Misteri Bau Kemenyan
Saturday, November 14, 2015
Dongeng Majalah BOBO Edisi 31: Imbalan Kurcaci Piyu
Pelajaran pertama di kelas Kurcaci Pos adalah membuat bank ide. Ide bisa muncul kapan saja dan bisa hilang bagai asap. Jadi, saat kita menemukan ide, cepat dicatat, walau hanya sinopsisnya dulu.
Mencatat bisa di dilakukan di HP, kalau kita sedang tidak ada di depan komputer atau pegang pensil dan kertas.
Cerita ini juga dikembangkan dari bank ide, yang menjadi tugas pertama di kelas KP. Alhamdulillah setahun kemudian, dongeng ini dimuat di Majalah Bobo.
Ilustrator cerita: Joe
Majalah Bobo Edisi 31 2015
Dimuat 5 November 2015
Saturday, July 18, 2015
Dongeng Majalah BOBO Edisi 13 - Tidak Takut Lagi
Dongeng ini adalah hasil menulis di kelas Merah Jambu dengan tema 'masalah berat yang dihadapi anak-anak'. Tantangannya adalah membuat cerita dari masalah berat itu ke dalam bahasa anak-anak yang ringan. Saya memilih dongeng kurcaci dengan tema bullying.
Jadilah cerita yang berjudul "Tidak Takut Lagi"
Jadilah cerita yang berjudul "Tidak Takut Lagi"
Ilustrator cerita: Mono
Label:
Dongeng,
Dongeng Kurcaci,
Majalah Bobo,
Tidak Takut Lagi
Subscribe to:
Posts (Atom)













































